Waks..
jangan salah, boz..
ni bukan tulisan yang berat berat amat topiknya..
Berhubung waktu nulis ni udah jam 03.30 pagi, dengan ditemanin sama laguna FLOW - Colors, - eh? kenapa aku milih lagu itu? ...soalnya banyak kalimat mia-nya, mwehehehe...wiu wiu wiuu...
Ehm..
Oke deh, bo.. maksud babak kedua dalam kuji destiny tu nggak laen nggak bukan adalah bakal acara yang (bakal) kita gelar. Yak! Kuji Cosplay Gattai 2: Yuurei no toki.
Kuji cosplay gattai sendiri adalah event tahunan jejepangan, yang gelar acara cosu, band jepang, makanan jepang (ngakunya, sih gitu...bener!!..) yang kuji harapkan sih, bisa rutin diselenggarakan tiap tahun sekali.
Jadi inget, waktu pertama kali kita gagas acara kuji cosplay gattai yang pertama. mulanya waktu itu sih, cuma pada berdialog utara-selatan (baca: nggak nyambung), sambil nyoret2 media yang bisa dicoret (terima kasih buat meja, kursi, taplak meja studio RTK tercinta, serta kening bapak tukang siomay yang rela dijadikan coretan konsep acara kita waktu itu. Makasih, pak! We love you!), yang akhirnya pada nyambung untuk nekat bikin acara cosplay pertama di kota Kudus.
Kenapa sih, kita waktu itu nekat?
Jawabannya, tanyalah pada rumput yang bergoyang...bukan....yang bener, karena kita berkeyakinan kalo j-freaks di kudus tuh ada, dan banyak! nggak kalah ma temen2 yang lain di kota lain. Cuma, memang si, untuk ukuran kota Kudus yang "adem, ayem, tentrem, tapi bisa2 malah jadi bayem", jangankan komunitas, bahkan orang yang ngaku suka jepang ato minimal bisa kita liat lagi jalan2 pake kaos bertuliskan "long live gazette" ato "i love miyabi" atopun kaos bergambar foto penulis, menjadi pemandangan yang kalo nggak mau dibilang langka, menjadi pemandangan yang layak masuk ke MURI, gituh. Kenapa ya? bukannya sok pintar (walopun sebenarnya ane tuh pintar, hehehe), tapi kebanyakan temen2 kita itu MALU untuk menunjukkan eksistensinya pada orang lain, karena takut dibilang masih kekanak-kanakan karena suka sama hal2 berbau jepang yang udah terlanjur dicap identik dengan anak-anak di negeri kita tercinta ini.
Bukan! Bukannya pengen menyarankan untuk membuang identitas kita sebagai anak bangsa, terus digantiin jadi orang jepang. kalo menurutku sih, ini soal selera. coba! belum tentu deh, orang indonesia asli sekalipun yang suka musik tanpa begitu concern sama musik apa yang disukain, siapa yang nyanyi, dsb,..bakal seneng kalo disuruh pake kaos yang ada tulisannya kangen band. Coba! bayangin aja coy!
Bukan juga mau jelek2in band lain, tapi balik lagi ke soal selera kita, deh. Nah, keadaan diatas nggak bisa disalahkan, karena udah terbentuknya persepsi masyarakat yang mukul rata bahwa semua produk animasi, ato film orang pake kostum itu pasti buat anak2. Sekarang, siapa sih yang patut dipersalahkan dalam hal ini?
jawabannya, nggak ada.
Yang paling penting untuk saat ini, kita kudu nunjukkin bahwa "selera" kita tersebut juga punya kelas yang bisa dipandang dan nilai sejajar dengan lagu atau film lain yang berasal dari luar, misalnya.
jadi, dengan itu, temen2 semua bisa dengan bebas berekspresi sesuai dengan selera ataupun kata hatinya, tapi tetep harus memegang norma2 masyarakat atau agama yang berlaku, lho ya..singkatnya, kita ambil yang baik, dan kita buang yang buruk atau yang nggak sesuai dengan kita, gituuhh...terus...kaitannya sama event kuji tuh apa?
Nah itu dia boss...Kuji Cosplay Gattai tu diciptakan agar semua j-freaks di kudus bisa muncul, berekspresi tanpa malu2 atau takut2 lagi.
dan itu cukup berhasil di kujicosutai (disingkat ajah yah, pegel nulisnya)yang pertama..bayangin aja..untuk event yang termasuk baru bwanget di kota kudus,dan banyak bikin para calon sponsor waktu itu mengernyitkan dahi atau langsung banting pintu begitu dengan acara cosplay, dan dengan modal dengkul serta duit cash cuma 300 ribu (beneran bos! sumpeh!), kita waktu itu berhasil "menarik" sekitar 600 temen di kota Kudus dan sekitarnya (Semarang, Demak, USA, Jepang, Rusia, Agus aguuus!!). Tentu aja kita seneng banget. Kita ngerasa, walaupun dengan pelaksanaan seadanya, bahkan juga sempet dihina dina oleh salah satu penyiar paling gila (dalam artian sebenarnya. PERCAYALAH!) dan disebarluaskan dalam skala propinsi (ni radio terkenal banget sebenarnya), kita tetep berusaha tersenyum..toh, monyet atu tu nggak kerja langsung sama kita, bukan?
Namun sukurlah, ada juga dukungan dan kritikan yang membangun dari temen2 yang lain yang udah dateng waktu kujicosutai I, untuk itu kita ucapin HONTOU MINNA DOMO ARIGATOUU!!! Minna saikyou banget deh pokokna, hehehe...
PERTARUNGAN KEDUA...
bah, singkat cerita, kita balik lagi nih, untuk siap2 menyelenggarakan event yang kedua yang bakal kita beri judul kujicosutai II, dimana mulai event ini, kita punya tradisi untuk ngasih subtema untuk tiap event yang bakal diadain, dan untuk tahun ini, kita ambil subtema "Yuurei no toki", yang artinya kalian bakal bisa ngeliat kuchisake onna lagi buka salon,(bakal diperankan oleh hebi) serta sadako yg berusaha untuk bisa keluar dari sumur (bakal diperankan oleh T-chan, .....hohohoho), nyang berarti, tema hantu bakal jadi warna untuk event kedua ini.
Tentu aja, kita berusaha menyiapkan segalanya agar lebih baik dari tahun kemarin. Mulai dari pemilihan tempat supaya para cosplayer maupun pengunjung serta mbak2 spg yang cakep itu nggak bakal kepanasan (iyalah! orang acaranya mulai sore! hayoo!)
... err..pokoknya, tempatnya wuenak deh! terus juga pemilihan bintang tamu, maupun pengadaan sistem audisi untuk perekrutan band yang bakal tampil di event ini besok.
Mulai satu setengah bulan kemaren, para panitia mulai bekerja keras dan tambah sibuk memasuki bulan2 desember ini. Yang patut dicermati dalam kepanitiaan event ini adalah, banyaknya "peluru2" baru, kayak bu ketua yang jatuh dipangkuan Ebichu, wakil ketua kholek bin kholik yang maha pendiam, band raidaa yang support banget ma acara ini, miawbi dengan getaran2 penghancur bumi saat telat datang, "the sisters-nya kuji", anggraini dan paijah (lupa namanya, hik..), dsb, yang terang aja membuat persiapan event ini diharapkan menjadi lebih baik lagi dari event yang pertama. Sementara, para veteran kayak sersan kero, iru inu dan si ganteng kuma yang lengser dari kepanitiaan (setelah melakukan serangan teroris di bombay,..eh..mumbai), memberikan angin baru (asal jangan angin kentutnya si iru inu aja) pada event kuji yang kedua ini. yang pasti sih, aku ngerasa kalo acara kali ini bakal menarik, hehehe..
Uwooh! nggak ngerasa udah ngobrol ngalor ngidul, yak?!! kayaknya udahan dulu deh..lain kali kita lanjutin sama topik tentang kujicosutai yang kedua ini, yah..selama itu, tetap sehat, tetap semangat! sampai ketemu lagi, tetep saikyou..chayooo!